Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, pernah terlibat kasus bom Cicendo

- Rabu, 7 Desember 2022 | 19:12 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk anggotanya yang menjadi korban bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung. (dok Mabes Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk anggotanya yang menjadi korban bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung. (dok Mabes Polri)

LAJUPANTURA.COM - Seorang anggota polisi tewas akibat sebuah ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan bahwa anggota Polsek Astanaanyar sedang menggelar apel ketika pelaku bom bunuh diri masuk melalui gerbang dan meledakkan bom bunuh diri di dalam kantor.

Baca Juga: Erick Thohir diwacanakan sebagai calon Ketua Umum PSSI menggantikan Mochamad Iriawan

Korban dari ledakan tersebut terdiri dari sembilan orang, di antaranya adalah satu anggota polisi yang tewas dan pelaku bom bunuh diri yang juga meninggal.

Delapan orang lainnya mengalami luka-luka, terdiri dari tujuh anggota polisi dan seorang warga. Para korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Terduga pelaku bom bunuh diri teridentifikasi sebagai Agus Sujatno, mantan narapidana kasus terorisme yang dinyatakan bebas murni pada tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Pemkab Lamongan berhasil peroleh peningkatan Reformasi Birokrasi menjadi berpredikat BB pada tahun 2022

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada hari Rabu telah teridentifikasi sebagai Agus Sujarno atau Agus Muslim.

Agus pernah ditangkap dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah karena terlibat dalam peristiwa bom Cicendo pada tahun 2017.

Halaman:

Editor: Khoirul Ulum

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X