Resesi global, Jokowi perintahkan jajarannya untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:42 WIB
Resesi global, Jokowi perintahkan jajarannya untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan. (setneg.go.id)
Resesi global, Jokowi perintahkan jajarannya untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan. (setneg.go.id)

LAJUPANTURA.COM - Menghadapi resesi global, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah melakukan stress test untuk mengidentifikasi risiko dan langkah yang perlu disiapkan.

"Kalau sampai ada limited dan nuclear war, itu sudah sangat berbahaya karena kalau orang sudah terdesak, bukan tidak mungkin dia melakukan apa saja," kata Luhut.

Luhut juga mengimbau semua pihak turut berpartisipasi untuk bisa menanam pangan kebutuhan sehari-hari agar bisa menekan inflasi.

Baca Juga: Kemenag buka program beasiswa training bahasa untuk persiapan kuliah di luar negeri

"Kita beruntung, sekali lagi, ekonomi kita pada posisi yang sangat baik. Tapi, semua bisa terjadi kalau kita juga tidak hati-hati. Jadi, saya senang sekali bahwa kami kompak sekali menghadapi itu," ujar Luhut.

Luhut menyebut Indonesia bersiap menghadapi the perfect storm. Kondisi perfect storm terjadi karena adanya tiga permasalahan secara bersamaan, yaitu ancaman inflasi tinggi termasuk beberapa negara maju, resesi baik teknis maupun efektif, dan ketidakpastian akibat kondisi geopolitik.

Baca Juga: Bentrok Pasukan Israel-Palestina: 1 Tentara Israel dan 2 Warga Palestina Tewas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menerima laporan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang sedang berada di Washington DC, Amerika Serikat, mengenai memburuknya perekonomian global dengan banyaknya negara yang mengajukan bantuan keuangan Dana Moneter Internasional (IMF).

"Lembaga-lembaga internasional menyampaikan 66 negara berada pada posisi yang rentan untuk kolaps. Saat ini 345 juta orang di 82 negara menderita kekurangan akut dan kelaparan. Artinya ada krisis pangan," kata Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: Khoirul Ulum

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X