127 orang meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, usai pertandingan Arema melawan Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:06 WIB
Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan antara Arema melawan Persebaya menewaskan sebanyak 127 orang.
Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan antara Arema melawan Persebaya menewaskan sebanyak 127 orang.

LAJUPANTURA.COM - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan antara Arema melawan Persebaya menewaskan sebanyak 127 orang.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menegaskan harus ada pihak bertanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

"Ini bukan lagi musibah, tapi tragedi. Harus ada yang bertanggung jawab," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.

Baca Juga: Kronologi insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan 1 oktober 2022, usai pertandingan Arema vs Persebaya

Edwin mengatakan ratusan korban jiwa yang meninggal dunia usai pertandingan Arema berhadapan dengan Persebaya tersebut bukan perkara statistik melainkan soal nyawa manusia.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan ada sebanyak 127 orang yang meninggal dunia, 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Baca Juga: Lesty dirawat di rumah sakit, Rizky Billar terancam 5 tahun penjara

Menurut Nico, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.Selain korban meninggal dunia, ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan.

Pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut awalnya berjalan dengan lancar. Namun, setelah pertandingan berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk menemui pemain dan ofisial.

Halaman:

Editor: Khoirul Ulum

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X