GOTO PHK Ribuan Karyawan Demi Kesehatan Keuangan Perusahaan

- Senin, 28 November 2022 | 14:45 WIB
Ilustrasi, GOTO pangkas karyawan untuk kesehatan finansial (pikiran-rakyat.com)
Ilustrasi, GOTO pangkas karyawan untuk kesehatan finansial (pikiran-rakyat.com)

LAJUPANTURA.COM - PT Goto Gojek Tokopedia Tbk mengumumkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 1.300 karyawannya. Dikabarkan, langkah Goto ini merupakan bagian dari menyikapi badai krisis ekonomi global.

Penyebab utama pemangkasan ini adalah biaya gaji terhadap karyawan melebihi pendapatan perusahaan teknologi digital itu. Disebutkan, jumlah gaji karyawannnya dua kali lipat lebih besar dari pendapatan.

Sebagai gambaran, di Semester I 2022, Goto menghabiskan Rp 7,41 triliun untuk gaji karyawan atau naik 103 persen dari posisi Rp 3,64 triliun pada periode yang sama di tahun lalu.

Baca Juga: Cybernews Rilis Kebocoran Data, META Sebut Tudingan itu Spekulatif dan Tidak Berdasar

Sementara, pendapatan Gojek dan Tokopedia hanya sebesar Rp 3,39 triliun. Jumlah itu setara dengan 45 persen dari total kebutuhan dan gaji karyawan.

Pos gaji untuk karyawan masih menempati urutan pengeluaran pertama Goto dalam setiap bulannya. Berikutnya, beban penjualan sebesar Rp 6,34 trilun dan ketiga beban umum sebesar Rp 5,75 triliun.

Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Grup GOTO mengatakan tantangan krisis global menyebabkan perusahaannya harus memutar otak untuk tetap hidup. Strategi yang lebih efisien diperlukan agar Goto tak ikut kolaps, salah satunya dengan memangkas beban pengeluaran untuk karyawan.

Baca Juga: Sekjend PDIP Sebut Acara Relawan Nusantara Bersatu Picu Sentimen Negatif Presiden Jokowi

“Perampingan organisasi adalah keputusan sulit yang diambil setelah melakukan serangkaian efisiensi dan penghematan lainnya. Kami pada akhirnya harus mengambil pilihan yang sangat berat ini,” kata Nila Marita.

Halaman:

Editor: Puji Harianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk NPK Naik, Petani Sawit Menjerit

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:10 WIB

Terpopuler

X